Kamis, 21 Mei 2009

matinya sang waktu

sudah lama saya tidak pernah tahu kapan waktu itu akan berhenti.
bahkan saya juga tidak pernah menduga apakah akan secepat itu.
atau mungkinkah ini sudah benar-benar saatnya waktu ini untuk berhenti?
kayu jati itu saksi matinya detik-detik yg baru saja lalu lalang.
begitu dekat detaknya, semakin dekat dan sudah mulai familiar dalam kadar rasa dan pikiranku.
walau tak sempat ku kejap dalam pandangan mataku.
maka aku terhenyak ketika waktu mendeklarasikan bahwa dia sudah berhenti berdetak.
Ah!

ternyata jam tua di dinding itu :mati

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar